Kediri 05 Desember 2023
Sahabat Gemilang pasti sudah tidak asing lagi dengan kata anak yatim dan piatu bukan..? Kata Yatim berasal dari bahasa Arab yang artinya adalah seorang anak dalam usia belum baligh telah ditinggal wafat oleh ayahnya. Sedangkan Piatu adalah seorang anak yang belum baligh telah ditinggal wafat oleh ibunya.
Ada banyak sekali ayat Al-Quran maupun Hadits yang menganjurkan umat muslim untuk senantiasa memuliakan anak yatim, serta pahala dan ganjaran atas perbuatan tersebut.
Menyantuni anak yatim merupakan salah satu contoh akhlak yang sangat mulia dan tidak semua orang bisa melakukannya, sebab hanya mereka yang tergerak hatinya untuk berbuat kebaikan terhadap sesama saja yang bisa melakukan perbuatan mulia tersebut. Sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW yang senantiasa menyantuni anak-anak yatim.
Adapun dalam pandangan Islam, anak-anak yatim dan piatu merupakan golongan pertama di antara orang-orang lemah yang paling berhak mendapatkan pertolongan dan kasih sayang dari orang-orang di sekitarnya.
Dalam sebuah hadits menceritakan, Saib bin Abdullah r.a datang kepada Rasulullah SAW, kemudian beliau bersabda kepadanya: “Bersikaplah kepada anak yatim, seperti seorang bapak yang penyayang.” (HR. Bukhari)
Nah…Sahabat Gemilang, teryata banyak sekali keutamaan menyantuni anak yatim, yang pastinya akan membuat sahabat merasa rugi bila tidak melakukan perbuatan mulia tersebut. Adapun keutamaan menyantuni anak yatim yaitu sebagai berikut!
Keutamaan Menyantuni Anak Yatim
Mungkin banyak dari sahabat Gemilang yang bertanya-tanya, bagaimana sih caranya menyantuni dan memuliakan anak yatim..?
Menyantuni anak yatim memanglah bukan hal yang mudah. Setiap muslim haruslah mencurahkan kasih sayang dengan tulus kepada anak-anak yatim tersebut. Oleh karena itu, Allah SWT telah menjanjikan pahala berlimpah bagi siapapun yang menyantuni anak yatim dan piatu.
Salah satu hal yang paling sering dilakukan dalam menyantuni anak yatim yaitu bersedekah, sebab sedekah tersebut akan sangat membantu anak-anak yatim dalam memenuhi kebutuhan hidup seperti kebutuhan makanan, pakaian, tempat tinggal yang layak, serta pendidikan yang baik.
Banyak dalil yang menjelaskan keutamaan menyantuni anak yatim, berikut adalah beberapa di antaranya :
- Memiliki kedudukan dekat dengan Rasulullah SAW di surga
Dari Sahl bin Sa’ad r.a berkata :
“Rasulullah SAW bersabda : “Saya dan orang yang memelihara anak yatim itu di dalam surga seperti dua jari ini.” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan keduanya.”
(HR. Bukhari)
Berdasarkan hadits tersebut dijelaskan bahwa orang-orang yang memuliakan anak yatim kelak di surga akan ditempatkan disamping Rasulullah SAW. Saya yakin sahabat Gemilang dan seluruh umat muslim yang taat pasti sangat mendambakan posisi ini bukan..?
- Mendapatkan pertolongan dari Allah SWT
Tidak hanya memiliki kedudukan dekat dengan Rasulullah SAW di surga, tapi Allah SWT juga akan memberikan pertolongan kepada setiap orang yang menyantuni anak yatim ketika mereka ditimpa masalah atau musibah. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW dalam hadits berikut ini :
“…Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.”
(HR. Muslim dan Ashabus Sunan dari Abu Hurairah)
- Mendapat Balasan Surga
Diriwayatkan oleh Abu Ya’la dan Thabrani, Shahih At Targhib Al Albani bahwa Rasulullah SAW bersabda :
“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim di antara dua orang tua muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.”
(HR. Thabrani)
Sedangkan dalam Hadits Riwayat Tirmidzi dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda :
“Orang-orang yang memelihara anak yatim di antara umat muslimin, memberikan mereka makan dan minum, pasti Allah memasukkannya ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.”
(HR. Tirmidzi)
- Terhindar dari siksa akhirat
Siksaan di akhirat sangatlah pedih dan menyakitkan, tentunya sahabat Gemilang tidak mengharapkan hal tersebut. Maka dari itu salah satu cara agar terhindar dari hal tersebut yaitu dengan menyantuni anak yatim. Seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Riwayat Thabrani berikut ini :
” Demi yang mengutusku dengan Haq, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, serta menyayangi keyatiman serta kelemahannya.”
(HR. Thabrani dari Abu Hurairah)
- Mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat
Abu Hurairah meriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa, Rasululullah SAW pernah bersabda :
“Barang siapa mengusap kepala anak yatim piatu laki-laki atau perempuan karena Allah, adalah baginya setiap rambut yang diusap dengan tangannya terdapat banyak kebaikan.”
- Memperluas pintu rezeki
Sahabat gemilang, yakinlah bahwa bersedekah khususnya kepada anak yatim itu tidak akan mengurangi harta, sebaliknya perbuatan tersebut malah memperluas pintu rezeki, sebagaimana Allah SWT berfirman :
“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan dialah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.”
(QS, Saba’ : 39)
Sahabat Gemilang, itulah beberapa keutamaan menyantuni anak yatim yang perlu kita ketahui sebagai umat islam. Mari meraih pahala jariyah dengan terus memberi bantuan kepada anak yatim di sekitar kita yang memerlukan uluran tangan, sebab saya yakin semua sahabat yang sedang membaca tulisan ini adalah orang-orang baik yang InsyaAllah akan menjadi penghuni surganya Allah.
Referensi :
https://islamic-center.or.id/memelihara-anak-yatim-bisa-memperluas-pintu-rezeki-benarkah/
https://yatimmandiri.org/blog/inspirasi/keutamaan-menyantuni-anak-yatim/






